Postingan

Menampilkan postingan dengan label jeet kune do

Nunchaku Kian Populer

Gambar
Nunchaku kian tersohor berkat penampilan Bruce Lee di setiap filmnya. Senjata ini menjadi andalan dan ciri khas aktor Kungfu ini. Sejak awal tahun tujuh puluhan, hingga kini nunchaku masih menjadi idola. Tak heran bila makin banyak praktisi yang mempelajarinya, baik fightstyle maupun freestyle. Di Indonesia, nunchaku atau double stick ini lebih dikenal dengan sebutan ruyung. Berdasarkan sejarah, senjata ini sebenarnya telah lama tercipta. Kepulauan Ryu Kyu atau Okinawa dipercaya menjadi tempat lahirnya nunchaku. Pada saat itu, nunchaku bukanlah senjata melainkan alat untuk menumbuk padi. Pada zaman itu, petani dilarang keras memiliki pedang sebagai alat beladiri. Dikarenakan kejahatan yang merajalela, mereka merubah fungsi nunchaku menjadi sebuah sejata yang mematikan.

Beladiri Praktis Jeet Kune Do

Gambar
JEET KUNE DO memiliki makna cara menahan atau memotong serangan. Konsep seni beladiri ini diciptakan oleh Bruce Lee, seorang aktor laga internasional sekaligus Praktisi Beladiri.   Filosofi beladiri ini adalah Kesederhanaan, Kebebasan dan Keefektifan. Praktisi Jeet Kune Do akan belajar cara meraih Kecepatan, Ketepatan dan Kekuatan gerakan.

Penanganan Cedera Olahraga Pada Beladiri

Gambar
Seni beladiri adalah teknik pertahanan diri dan melakukan serangan berupa pukulan, tendangan, bantingan, kuncian, tangkisan dan berbagai gerakan agresif lainnya.  Dalam latihannya diharapkan mampu meningkatkan vitalitas tubuh, energi atau stamina, kecepatan, fleksibilitas dan kesehatan jantung. Seperti olahraga kontak fisik lainnya, dalam latihan maupun kompetisi beladiri terkadang terjadi cedera.

Tahapan Belajar Beladiri

Gambar
Belajar beladiri untuk tujuan kebaikan atau membela kebenaran adalah tindakan yang mulia. Semangat membara saat awal latihan beladiri, terkadang banyak sekali yang pudar di tengah jalan.  Berbagai alasan   muncul akibat berbagai kesibukan aktifitas harian, keuangan dan ketidakcocokan pada beladiri yang sedang dipelajarinya. Tahapan belajar beladiri setiap orang pada umunya adalah diawali dengan mengenal, mempelajari, menekuni, mencintai dan menghayati. Apabila telah melewati lima fase tersebut, bisa dikatakan bahwa seseorang telah mendapatkan inti dari beladiri dan dianggap ahli beladiri.

Alasan Belajar Beladiri

Gambar
Kekerasan atau kejahatan bisa terjadi kepada siapapun. Pengetahuan tentang membela diri sangat dibutuhkan. Berbagai alasan muncul ketika seseorang harus berlatih beladiri.  Ada yang ingin melatih ketangkasan berkelahi, sekedar olahraga, mencari prestasi dan sebagainya. Latar belakang keinginan setiap individu beraneka ragam. Setidaknya berikut ini adalah berbagai alasannya.   Pertahanan Diri atau Membela Diri Kriminalitas disertai kekerasan kerap terjadi di masyarakat. Dibutuhkan nyali besar untuk membela diri atau bahkan memberantas kejahatan. Tidak akan ada yang tahu kapan akan berhadapan dengan kejahatan, menyiapkan diri adalah jalan terbaik yang bisa dilakukan.

Kemahiran Beladiri Itu Sangat Perlu

Gambar
Seni beladiri sangat populer dan tidak terpisahkan dengan kehidupan manusia. Seni beladiri tidak hanya digunakan dalam dunia nyata. Di dalam cerita fiksi buku, film,opera dan pertunjukan seni lainnya kerap menyertakan seni beladiri sebagai topik utama maupun pelengkap ceritanya. Adegan-adegan yang indah dan menakjubkan hadir memberi warna tersendiri. Sehingga mempunyai tempat istimewa di hati para penggemarnya.  Banyak sekali atlet, praktisi dan ahli beladiri di penjuru dunia menjadi terkenal dan kaya karena kepiawaiannya meragakan adengan seni beladiri. Sebut saja Iko Uwais (Pencak Silat), Joe Taslim (Judo), Bruce Lee, Jacky Chan, Jet Lee (Kung Fu), Steven Seagal (Aikido) dan masih banyak bintang besar lainnya. Kemahiran ilmu beladirinya telah mampu meningkatkan kapasitas pribadinya dan mengharumkan nama bangsanya di mata dunia.

Inti Beladiri Adalah Cinta

Gambar
Seni beladiri muncul sebagai cara manusia membela atau mempertahankan diri. Karena merupakan insting manusia untuk selalu melindungi diri dari berbagai serangan kejahatan di dalam kehidupannya.            Pada awalnya manusia menggunakan teknik tangan kosong sebagai alat membela dirinya. Sehingga ketangkasan bertarung tangan kosong berkembang sebagai upaya bertahan dan menyerang lawan. Selain itu juga berguna sebagai cara meningkatkan kekuatan fisik manusia.